Karung goni natural
Karung goni natural

Karung goni ternyata berjasa pada saat Koferensi Asia-Afrika berlangsung pada 18 apri 1955 seperti di tulis Tempo.co dengan judul Gedung Merdeka Banjir, Roeslan Abdulgani Ikut Ngepel.

Apa daya, demi menjaga kehormatan bangsa kasus ini tidak di buka ke publik pada saat itu dan baru di utarakan pada catatan Roeslan Abdulgani yang pada saat menjabat itu Sekretaris Jenderal Konferensi Asia-Afrika. Karung goni berjasa sebagai perlengkapan untuk mengeringkan bocoran di sisi barat Gedung Merdeka.

Saat itu petugas Dinas PU memperbaiki atap dan Roeslan bersama Kepala Dinas serta beberapa belas anak buahnya menanggalkan baju resminya. Celana, jas, kaus kaki, kemeja serta sepatu di tanggalkannya mereka cuma mengenakan celana dan kaus dalam saja, bekerja mengeringkan lantai dengan mengepel menggunakan karung goni.

Kejadian itu terjadi saat Roeslan rehat makan siang dan penjaga Gedung Merdeka melapor bahwa di bagian ruang sidang pleno bocor. Air di mana-mana menggenangi lantai. Dan tidak pikir panjang saat itu Roeslan meninggalkan santapannya ngebut menuju Gedung Merdeka

Beruntung pada jam 14.00 hujan berhenti, tapi pintu ruangan tetap di kunci sampai jam 14.45 menjaga tamu-tamu yang datang awal melihat kejadian ini. Pembersihan itu berlangsung sekitar 45 menit dan semuanya selesai pada waktunya. Ruangan yang di tinggalkan istirahat tadi sudah kembali bersih seperti sebelum di tinggalkan oleh delegasi sidang.

Kalau saja kejadian it sampai di ketahui oleh halayak dan anggota delegasi internasional?? betapa malunya kita. Dan oleh kesigapan Sekjen beserta Kepala Dinas, kehormatan bangsa bisa terjaga. Dan itu ada peranan karung goni, yang mungkin pada saat itu masih kurang di berdayakan seperti sekarang ini.

Karung goni sekarang sudah merambah ke berbagai aspek kehidupan. Bukan saja untuk mengemas dan mengepel lantai tapi berkembang peruntukannya sebagai material yang bisa menunjang kreatifitas masayarakat, baik dalam bidang fashion, meubeuler, seni dan kriya lainnya. Moga-moga di masa datang akan lebih banyak lagi ide-ide cemerlang yang bisa menghasilkan karya dengan bahan yang ramah lingkungan ini.

Baca juga: Karung Goni pun Di Pamerkan