Belasan karung goni terpampang rapi di dalam kios Space Gallery lantai satu Pasar Santa, Jakarta Selatan
Pameran Karung Goni

Karung goni di pamerkan, ya benar lihat saja di sebuah artikel yang di muat di detik.com kita tahu sekarang bahwa karung goni sedang di angkat ‘derajat’nya menjadi material yang menjanjikan di tinjau dari berbagai aspek.

Kecenderungan masyarakat untuk menggunakan material yang ramah lingkungan mulai bangkit. Ini terbukti apresiasi masayarkat terhadap produk karung goni yang biasanya di lihat sambil lalu saja sebagai sebuah material yang asosianya di kaitkan dengan barang bekas kemasan produk pertanian yang tak layak di pandang.

 Tapi dengan perkembangan dunia design karung goni mulai di lirik bukan saja sebagai sarana pengemas bahan-bahan pertanian atau industri, tapi di lirik juga sebagai benda fashion yang punya nilai.

Seperti yang di pamerkan di Space Gallery pasar Santa karung-karung di jajarkan rapi menutupi dinding dengan imbuhan kata-kata karya Arcolabs Universitas Surya

Proyek yang digagas oleh seniman M. Haryo Hutomo ini merupakan inisial dari Gruesome, Opposite, Nationalism, Independence, yang menjadi kata kunci proyek ini. “Goni juga menjadi materi yang diolah ke dalam berbagai media” katanyanya.

Goni ini menjadi bahan utama dalam seni instalasi karya Haryo. Dan dari gagasannya ingin membangkitkan sebuah kenangan masa lalu di mana goni di masa penjajahan Jepang sempat menjadi bahan pakaian dan pada ritual 17 Agustusan indentik sebagai sebuah asesories dalam bentuk lomba balap karung.

Seharusnya bukan hanya untuk alasan kenangan saja karung goni di pamerkan, sebab ia juga kini menjadi bahan yang sangat ramah lingkungan dan sangat bagus untuk dikembangkan sebagai satu mata produk yang sampai saat ini masih di import. Mengapa tidak ada pengembangan yang memadai untuk produk ini, padahal jika konsisten di kembangkan, nilai produk ini bukan saja bisa mengirit belanja kita tapi ia juga bisa menyerap tenaga kerja permanen yang cukup banyak.

Tidak sulit sebetulnya untuk mengembangkan karung goni sebagai sebuah industri karena bahan dasarnya dari serat rosela mudah di tanam dan prosesnya juga tidak membutuhkan teknologi tinggi. Tinggal kemauan saja dari semua fihak untuk mengembangkannya, dan niscaya jika ini di laksanakan harga karung goni natural di pasaran bisa lebih murah.

 Baca juga : Di Mana Pabrik Karung Goni ?